Tim Pengabdian Dosen Ciptakan APE Ular Tangga PAI

Tim Pengabdian Dosen Ciptakan APE Ular Tangga PAI

FTIK UNISNU - Tim Pengabdian Dosen Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Universitas Islam Nahdlatul Ulama (UNISNU) Jepara menciptakan Alat Peraga Edukatif Ular Tangga sebagai salah satu  media pembelajaran alternatif Pendidikan Agama Islam (PAI) untuk siswa tingkat Sekolah Dasar (SD). Tim pengabdian ini  diketuai oleh Sukarman, M.Pd.I yang beranggotakan Muhammad Natsir, S.S., M.Pd dan H. Ali As’ad, S, Sy., S,Pd,I., M.Pd.I. Kegiatan Pengabdian berupa pendampingan kepada guru-guru SD bidang studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Kegiatan ini bertempat di SD N 3, 4 dan 5 Tahunan Jepara (SD Negeri Tahunan Kampus), selama tiga hari berturut-turut,  Selasa s/d Kamis (10-12/4/2018), berupa bimbingan teknis penggunaan Alat Peraga Edulatif (APE) Ular tangga PAI. Tujuan dari kegiatan ini yaitu untuk meningkatkan minat belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dan mengembangkan karakter peserta didik. Ketua tim pengabdian Sukarman, M.Pd.I., menyampaikan “Alat peraga edukatif  (APE) ular tangga PAI ini bertujuan untuk mengembangkan karakter peserta didik yakni social skill kebersamaan, kerjasama, jujur, dan percaya diri. Hal yang melatar belakangi diciptakannya APE ular tangga PAI ini yang pertama, berangkat fenomena besarnya dampak teknologi informasi yang menyebabkan anak-anak cenderung individualis karena terbiasa akrab dengan permainan gadget, tablet dan semacammya disbanding bermain dan bersosialisasi dengan teman-teman ataupun lingkungan sekitar. Yang kedua, kendala yang dialami guru mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah mitra. Anam, S.Pd.I salah seorang guru mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) pada sekolah mitra menyatakan sangat berterimakasih dan merasa terbantu sekali dengan adanya kegiatan ini. Dengan adanya kegiatan ini beberapa persoalan pembelajaran mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) berkurang. “Harapan kami program ini bisa dilaksanakan kembali dan dikembangkan pada tahun berikutnya dengan inovasi yang baru lagi” imbuhnya. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini mendapat respon yang baik dari Kepala sekolah, guru mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dan siswa. Terbukti ketika APE ular tangga PAI ini dipraktikan di kelas, para siswa antusias dalam mengikuti pembelajaran, oleh karena ular tagga adalah permainan yang familiar pada kehidupan siswa, jadi mereka merasa senang. Alya salah seorang siswa mengatakan bahwa ia merasa senang selama proses pembelajaran berlangsung. “Permainan ini menyenangkan karena kita bisa bermain sambil belajar“, tambahnya.
FTIK UNISNU - Tim Pengabdian Dosen Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Universitas Islam Nahdlatul Ulama (UNISNU) Jepara menciptakan Alat Peraga Edukatif Ular Tangga sebagai salah satu  media pembelajaran alternatif Pendidikan Agama Islam (PAI) untuk siswa tingkat Sekolah Dasar (SD). Tim pengabdian ini  diketuai oleh Sukarman, M.Pd.I yang beranggotakan Muhammad Natsir, S.S., M.Pd dan H. Ali As’ad, S, Sy., S,Pd,I., M.Pd.I. Kegiatan Pengabdian berupa pendampingan kepada guru-guru SD bidang studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Kegiatan ini bertempat di SD N 3, 4 dan 5 Tahunan Jepara (SD Negeri Tahunan Kampus), selama tiga hari berturut-turut,  Selasa s/d Kamis (10-12/4/2018), berupa bimbingan teknis penggunaan Alat Peraga Edulatif (APE) Ular tangga PAI. Tujuan dari kegiatan ini yaitu untuk meningkatkan minat belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dan mengembangkan karakter peserta didik. Ketua tim pengabdian Sukarman, M.Pd.I., menyampaikan “Alat peraga edukatif  (APE) ular tangga PAI ini bertujuan untuk mengembangkan karakter peserta didik yakni social skill kebersamaan, kerjasama, jujur, dan percaya diri. Hal yang melatar belakangi diciptakannya APE ular tangga PAI ini yang pertama, berangkat fenomena besarnya dampak teknologi informasi yang menyebabkan anak-anak cenderung individualis karena terbiasa akrab dengan permainan gadget, tablet dan semacammya disbanding bermain dan bersosialisasi dengan teman-teman ataupun lingkungan sekitar. Yang kedua, kendala yang dialami guru mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah mitra. Anam, S.Pd.I salah seorang guru mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) pada sekolah mitra menyatakan sangat berterimakasih dan merasa terbantu sekali dengan adanya kegiatan ini. Dengan adanya kegiatan ini beberapa persoalan pembelajaran mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) berkurang. “Harapan kami program ini bisa dilaksanakan kembali dan dikembangkan pada tahun berikutnya dengan inovasi yang baru lagi” imbuhnya. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini mendapat respon yang baik dari Kepala sekolah, guru mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dan siswa. Terbukti ketika APE ular tangga PAI ini dipraktikan di kelas, para siswa antusias dalam mengikuti pembelajaran, oleh karena ular tagga adalah permainan yang familiar pada kehidupan siswa, jadi mereka merasa senang. Alya salah seorang siswa mengatakan bahwa ia merasa senang selama proses pembelajaran berlangsung. “Permainan ini menyenangkan karena kita bisa bermain sambil belajar“, tambahnya.

Komentar



Berita Terkait