Prodi PGSD Gelar Pelatihan Penyusunan Soal HOTS Bagi Guru Sekolah Dasar

Prodi PGSD Gelar Pelatihan Penyusunan Soal HOTS Bagi Guru Sekolah Dasar

FTIK UNISNU - Sabtu, 31 Agustus 2019, Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK)  Universitas Islam Nahdlatul Ulama (UNISNU) Jepara melaksanakan Program Sekolah Binaan dalam bentuk pelatihan. Program Sekolah binaan ini merupakan program berkelanjutan yang dilaksanakan setiap tahun. Pada tahun 2019, Prodi PGSD FTIK UNISNU Jepara untuk pertama kalinya mengadakan kegiatan Sekolah Binaan, tahun pertama fokus pada pembinaan pendampingan dalam penyusunan soal HOTS. Kegiatan tersebut bermitra dengan dua instansi Sekolah Dasar, yaitu SDUT Bumi Karitini Jepara dan SD Al Islam Pengkol Jepara, pelaksanaan kegiatan tersentral di SDUT Bumi Kartini Jepara. Tema yang diusung adalah “Penyusunan Soal Higher Order Thinking Skills (HOTS) Bagi Guru Sekolah Dasar”, dengan mendatangkan narasumber dari Widyaiswara PPPPTK PKn IPS Kemendikbud, yaitu Bapak Falidan Ahmad, M.Pd., dari Malang Jawa Timur

Dalam hal ini, Prodi PGSD FTIK Unisnu Jepara, memiliki komitmen yang cukup tinggi untuk upaya mengembangkan pendidikan sekolah. Selain melalui penelitian dan berbagai kajian untuk mengembangkan konsep dan teori, Prodi PGSD juga fokus kepada pengembangan sekolah dari segi peningkatan kompetensi guru. Pengembangan ini diwujudkan salah satunya dalam bentuk program sekolah binaan.

Kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Dekan FTIK Unisnu Jepara, Drs. H. Mahalli M.Pd., tersebut diikuti oleh 26 peserta. 16 peserta dewan guru dari SDUT Bumi Kartini Jepara dan 10 peserta dewan guru dari SD Al Islam Pengkol Jepara. Pada sambutan pembukaan, Dekan FTIK Unisnu Jepara mengapresiasi kegiatan tersebut, “Atas nama pimpinan, kami berterima kasih kepada Bapak Ibu dewan guru yang berkenan mengikuti pelatihan ini, semoga kegiatan ini memberi manfaat dan mampu menambah wawasan kepada peserta, karena guru harus siap dalam mengantisipasi dan menyikapi tuntutan pada era industri”, ungkapnya pada sambutan pembukaan.

Pelatihan dengan tema tersebut bertujuan membantu guru dalam meningkatkan pemahaman, keterampilan pada penyusunan butir soal HOTS dan mengurangi materi yang tidak relevan serta pendalaman dan perluasan materi yang relevan bagi peserta didik. “Peserta didik harus diperkaya dengan kebutuhan untuk berpikir kritis dan analitis sesuai dengan standar internasional. Penilaian hasil belajar diharapkan dapat membantu peserta didik untuk meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills/ HOTS), karena berpikir tingkat tinggi dapat mendorong peserta didik untuk berpikir secara luas dan mendalam tentang materi pelajaran”, Ungkap narasumber pada saat menyampaikan materi.

Pelatihan ini disambut dan dimanfaatkan dengan baik oleh peserta, terbukti dengan antusias mereka dalam berdiskusi untuk menajamkan pemahaman dan materi yang disampaikan narasumber. “Kegiatan pelatihan yang menarik, narasumber sangat interaktif dengan peserta, langsung praktik, sharing bersama serta memberikan banyak inovasi dan pemahaman tentang materi yang disampaikan”. Ungkap Rahmat Uki Bahtiar, S.Pd., salah satu peserta dewan guru dari SDUT Bumi Kartini Jepara. (admin)


Admin FTK

Komentar