Kuliah Umum Internasional Literasi Digital, Menambah Pengetahuan dan Wawasan Mahasiswa

Kuliah Umum Internasional Literasi Digital, Menambah Pengetahuan dan Wawasan Mahasiswa

FTIK UNISNU - Sabtu, 26 Oktober 2019 bertempat di Ruang Seminar Lantai 3 Perpustakaan Unisnu Jepara. Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Unisnu Jepara bekerjasama dengan  Kantor Urusan Internasional (KUI) Unisnu Jepara sebagai Unit kerja Universitas yang secara langsung ditunjuk untuk mengelola segala urusan Internasionalisasi Universitas mengadakan Kuliah Umum Internasional dengan tema “Digital Literacy: Why It Matters?”, mendatangkan dua narasumber. Jayne C. Lammers, Ph. D (Associate Professor Warner School of Education and Human Development University of Rochester, New York, United States) dan Puji Astuti, Ph. D (Dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Negeri Semarang). Peserta kegiatan tersebut adalah mahasiswa semester 3 dan 7 Prodi PBI dan dosen di lingkungan Unisnu Jepara.

Kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor I Unisnu Jepara, Dr. H. Akhirin, M.Ag. tersebut diikuti oleh 130 mahasiswa peserta kuliah umum dan 15 dosen tetap dilingkugan Unisnu Jepara. Pada sambutan pembukaan,  Akhirin mengapresiasi kegiatan tersebut, Terima kasih kepada narasumber yang telah berkenan datang ke Unisnu dan mengajar mahasiswa kami, ungkapnya pada sambutan pembukaan.

Jayne C. Lammers, Ph. D., menyampaikan presentasi dengan topic Digital Literacy. Jayne memberikan gambaran bagaimana cara kita memanfaatkan teknologi sebagai alat untuk mengembangkan literasi. “Literasi selalu memberi akses ke informasi yang dapat dilihat dari sisi positif dan negatif, bahkan jauh sebelum kita memiliki akses internet dan telepon genggam. Daripada berfokus pada ketakutan dan bahaya-bahaya yang dikaitkan dengan teknologi, lebih baik kita melihat bagaimana teknologi menghubungkan pembelajar kepada kemungkinan dan identitas baru yang dapat membantu masyarakat kita.”

Senada dengan Jayne, Puji Astuti, Ph. D., juga menyampaikan bahwa literasi dapat dilakukan kapanpun dan dimanpun karena saat kita berkomunikasi dengan orang lain merupakan salah satu contoh proses literasi. Pada akhir presentasi beliau memberikan pesan dan motivasi kepada seluruh peserta yakni dengan memberikan peribahasa “Urip iku Urup” (to live is to give contributions to others) yang artinya manusia hidup harus memberikan kontribusi kepada satu sama lain.

Ketua Panitia kegiatan, Nina Sofiana, M.Pd., menyampaikan harapannya atas diselenggarakan kegiatan ini. Diharapkan kegiatan ini mampu menambah pengetahuan dan membuka wawasan global mahasiswa dan dosen di lingkungan Unisnu Jepara mengenai tema yang dibahas. Serta mampu menjadi langkah awal Universitas mengembangkan jaringan kerjasamanya dengan pihak luar, baik individu maupun kelembagaan”., Ungkapnya.

Kegiatan ini bertujuan memberi fasilitas kepada  civitas akademika Unisnu Jepara untuk berdialog dan berdiskusi langsung dengan pakar ilmu dari luar negeri sesuai bidang ilmu yang sesuai. Dipilihnya tema “Digital Literacy: Why It Matters?”, karena merupakan tema menarik yang perlu dibahas karena sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari kita di era yang serba teknologi ini. Apalagi bagi mahasiswa dan dosen sebagai komunitas akademik yang seharusnya memiliki skill individual tentang digital literasi sehingga mampu membawa diri di zaman yang secara tidak disadari telah menggiring kita ke dunia literasi yang tidak lagi konvensional. (admin)

 

Admin FTK

Komentar