Dosen FTIK Unisnu Jepara Mendalami Metodologi Penelitian

Dosen FTIK Unisnu Jepara Mendalami Metodologi Penelitian

Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Universitas Islam Nahdlatul Ulama (UNISNU) Jepara menggelar acara pendidikan dan pelatihan bertajuk “Metodologi Penelitian bagi Dosen” baru-baru ini di ruang pertemuan gedung FTIK Unisnu Jepara (22-25/3).

Pelatihan yang menghadirkan narasumber Dr. H. Mustaqim, M.Pd., dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang, berlangsung selama empat hari. Mahalli, Dekan FTIK Unisnu Jepara mengungkapkan, pelatihan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi dan juga sebagai upaya untuk memperdalam metodologi penelitian bagi dosen terutama dosen baru di lingkungan FTIK. “Saya berharap pelatihan ini dapat diikuti oleh peserta dengan sungguh-sungguh sehingga dapat menambah pengalaman dan wawasan tentang metodologi penelitian yang akhirnya dapat diaplikasikan dalam pembimbingan skripsi mahasiswa” tuturnya. Sejumlah 15 peserta berasal dari seluruh dosen program studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD) dan Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Unisnu Jepara.

Peserta sangat antusias mengikuti kegiatan ini, dibuktikan dengan banyaknya tanggapan yang disampaikan oleh peserta pelatihan kepada narasumber. Pelatihan diawali dengan pengenalan konsep dasar metodologi penelitian. Pada akhir sesi di hari pertama, narasumber memberikan tugas kepada peserta untuk melakukan telaah terhadap skripsi yang sudah ada dan akan dikupas pada hari berikutnya.

Di akhir kegiatan, narasumber berpesan bahwa dosen wajib menguasai metodologi penelitian karena merupakan salah satu kewajiban dosen dalam melaksanakan tridarma perguruan tinggi yaitu melakukan penelitian. “Saya berharap pelatihan ini bermanfaat bagi Bapak/Ibu dan dapat menambah wawasan dan menghasilkan penelitian yang lebih berkualitas” ungkap narasumber yang juga sudah mengabdi di Unisnu Jepara sejak awal pendiriannya.

Dihubungi secara terpisah, Ahmad Saefudin, selaku ketua panitia kegiatan menyatakan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas riset di kampus. Apalagi, status Program Studi PAI Unisnu Jepara terakreditasi A. "Dosen perlu mengasah kecakapan metodologi riset. Supaya gagasannya tidak hanya dinikmati mahasiswa di dalam kelas. Publikasi ilmiah di jurnal bereputasi mustahil terwujud tanpa ditopang keterampilan menulis," ujarnya.


Admin FTK

Komentar