24 Mahasiswa FTIK Unisnu Ikuti Program Kampus Mengajar Perintis Kemendikbud RI

24 Mahasiswa FTIK Unisnu Ikuti Program Kampus Mengajar Perintis Kemendikbud RI

Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Unisnu Jepara melepas mahasiswa peserta program Kampus Mengajar Perintis (KMP) pada hari Senin, (12/10). Program Kampus Mengajar Perintis (KMP)  merupakan program turunan dari Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MB-KM) di bawah naungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud RI). Program ini akan dibiayai oleh pemerintah melalui Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan Kementrian Keuangan (Kemenkeu) melalui Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

Program Kampus Mengajar Perintis (KMP) ini merupakan solusi bagi sekolah yang terdampak pandemi dengan memberdayakan mahasiswa sebagai asisten mengajar di Sekolah dasar (SD) yang terdekat dengan domisili mahasiswa  selama pandemi covid-19 ini berlangsung.

“Peran guru tidak dapat digantikan oleh teknologi, namun teknologi bisa menyempurnakan peran guru” ungkap Nadiem Makarim dalam sambutannya saat pembekalan mahasiswa melalui aplikasi zoom.

Program Kampus Mengajar Perintis (KMP) angkatan perdana tersebut diikuti oleh 2.500 mahasiswa di 32 Provinsi dari 89 Universitas Negeri dan Swasta di Indonesia, salah satunya yakni Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara.

Drs. H. Mahalli, M.Pd. selaku Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Unisnu Jepara mengungkapkan bahwa kesempatan mengikuti Program Kampus Mengajar Perintis (KMP) adalah sebuah apresiasi dari kemendikbud, sekaligus amanat dan kepercayaan. Oleh Karena itu, ia berharap mahasiswa yang terpilih mengikuti Program Kampus Mengajar Perintis (KMP) harus bisa melaksanakan tugas dan amanat ini sebaik-baiknya.

“Niatkanlah kegiatan ini dengan pengabdian dan belajar, menimba ilmu, memperoleh pengalaman nyata dalam proses pembelajaran di lokasi kegiatan KMP” tuturnya saat melepas puluhan mahasiswa pilihan tersebut.

Sebanyak 24 mahasiswa Unisnu Jepara yang terdiri dari 14 mahasiswa Program Studi Pendiidkan Bahasa Inggris (PBI) dan 10 mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) akan melakukan pengabdian di beberapa Sekolah Dasar Negeri di Kabupaten Jepara selama kurang lebih 2,5 bulan. Mahasiswa peserta Program Kampus Mengajar Perintis (KMP) dalam melaksanakan asistensi mengajar akan didampingi oleh Dosen Pembimbing Lapangan.

Mahasiwa yang berhak mengikuti Program Kampus Mengajar Perintis (KMP) merupakan mahasiwa  pilihan karena harus mememenuhi persyaratan yang diminta Kemendikbud, yaitu IPK minimal 3.00, berkelakuan baik, memiliki pengalaman organisasi/mengajar, lulus seleksi di Perguruan Tinggi, lulus seleksi LPDP  dan sudah mengikuti pembekalan selama 5 hari. (er/tg)


Admin FTK

Komentar